Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Ekonomi

Menkeu Dorong LPEI Perkuat Pembiayaan Murah bagi Industri Terdampak Globalisasi

×

Menkeu Dorong LPEI Perkuat Pembiayaan Murah bagi Industri Terdampak Globalisasi

Sebarkan artikel ini
Dok. Kemenkeu

SIARNUSANTARA.ID – Jakarta, 14/09/2026 – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendorong Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk memperkuat dukungan pembiayaan bagi sektor industri yang menghadapi tekanan akibat persaingan global. Sektor seperti tekstil, sepatu, baja, hingga furnitur dinilai perlu mendapat perhatian agar tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Kita lihat lagi sektor-sektor kita yang terdesak oleh globalisasi yang dahulu unggul, seperti tekstil, sepatu, dan baja, apakah bisa kita bantu, karena mereka menyatakan saat ini sulit mendapatkan pinjaman,” ungkap Menkeu dalam Indonesia Eximbank Export Connect di Jakarta pada Jumat (11/09)

Menkeu juga meminta LPEI untuk aktif berdialog dengan pelaku industri dan menawarkan pembiayaan dengan bunga yang lebih terjangkau. Selain itu, penyesuaian parameter kinerja LPEI dapat dilakukan agar pembiayaan yang diberikan semakin efektif menjawab kebutuhan pelaku usaha.

“Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, coba bicara dengan industri, tekstil, furniture dan lain lain, dan coba tawarkan bunga pembiayaan yang murah. Bila masih ketinggian juga, nanti saya lihat, apakah KPI pendapatan bunga LPEI perlu diturunkan, tidak perlu tinggi tapi efektif menjawab harapan pelaku usaha. Kan saya yang menentukan parameter kinerjanya,” jelas Menkeu.

Arahan tersebut menegaskan kembali peran LPEI sebagai policy bank Pemerintah dalam mendorong ekspor nasional. Sebagai policy bank sekaligus Special Mission Vehicle (SMV) Pemerintah, LPEI melengkapi ekosistem pembiayaan ekspor untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha dan membuka pasar baru.

Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Padmosukarso menyampaikan bahwa nilai yang dibawa LPEI diwujudkan melalui pendekatan Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability. Dengan pendekatan tersebut, LPEI diharapkan semakin mampu memberikan dukungan yang tepat bagi industri nasional, khususnya sektor-sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan berpotensi terdampak dinamika global.

“Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability,” ungkap Sukatmo.