Iklan - Scroll untuk melanjutkan
EkonomiNasional

BNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital lewat API dan BNIdirect

×

BNI Perkuat Ekosistem Keuangan Digital lewat API dan BNIdirect

Sebarkan artikel ini

SIARNUSANTARA.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat pengembangan layanan keuangan terintegrasi melalui BNIdirect Bisnis, Open Banking API, serta kolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial dan berbagai platform digital.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperluas perannya dalam ekosistem ekonomi digital, dari sebelumnya berfokus sebagai penyedia produk perbankan menjadi penghubung kebutuhan transaksi nasabah korporasi, usaha kecil dan menengah, serta ritel.

Komitmen itu disampaikan dalam rangkaian Future Finance Jakarta 2026 yang berlangsung di AYANA Midplaza Jakarta, belum lama ini. Forum tersebut dihadiri sekitar 200 pengambil keputusan dari industri perbankan, asuransi, teknologi finansial, pembayaran, dan ekosistem digital.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, perbankan tetap memiliki peran penting di tengah pertumbuhan platform digital karena ditopang oleh kepercayaan, tata kelola, kepatuhan, dan infrastruktur keuangan.

“Bank tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis yang menghubungkan berbagai pelaku usaha dan platform digital dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Melalui Open Banking API, sistem perbankan BNI dapat terhubung secara aman dengan aplikasi atau platform milik mitra. Integrasi tersebut memungkinkan layanan pembayaran, penerimaan dana, dan kebutuhan transaksi lainnya diakses langsung melalui platform yang digunakan nasabah.

BNI juga mengembangkan konsep Banking as a Service dengan menyediakan API yang fleksibel, mudah diintegrasikan, dapat dikembangkan sesuai pertumbuhan transaksi, serta dilengkapi standar keamanan dan ketersediaan layanan.

Pendekatan tersebut memungkinkan layanan perbankan hadir secara langsung dalam aktivitas bisnis pelanggan. Dengan demikian, nasabah tidak selalu harus berpindah ke kanal perbankan untuk melakukan transaksi atau mengakses layanan keuangan.

Dalam sesi diskusi Future Finance Jakarta 2026, Wholesale Transaction Digital Channel Division Head BNI Efransyah Mudani turut memaparkan strategi perseroan dalam merespons perubahan perilaku nasabah melalui pengembangan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri.

Ke depan, BNI melihat layanan keuangan akan semakin terintegrasi dengan proses bisnis pelanggan. Pemanfaatan kecerdasan artifisial juga diproyeksikan dapat membantu bank menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan berbasis data.

“BNI menempatkan diri sebagai fondasi kepercayaan, penghubung ekosistem, sekaligus penyedia layanan keuangan terintegrasi melalui API untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terkoneksi dan inklusif,” kata Okki.

Melalui penguatan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, dan kemitraan digital, BNI berupaya menjaga relevansi layanan di tengah perubahan kebutuhan nasabah. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas konektivitas antarpelaku usaha serta mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital yang aman dan berkelanjutan. (SN)