SIARNUSANTARA.ID – General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir memastikan kesiapan mitra kerja yang akan mendukung pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan keandalan jaringan distribusi listrik di Jawa Timur.
Hal ini dibuktikan dengan beberapa hari lalu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Peralatan dan Personel Kontrak Harga Satuan Jasa (KHS) Konstruksi Tahun 2026. KHS ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi pengadaan pekerjaan pemasangan, pembongkaran dan pengadaan material untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, PLN melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel, peralatan kerja, kendaraan operasional, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh calon penyedia jasa.
“Keberhasilan tersebut, sangat ditentukan oleh kompetensi, profesionalisme dan komitmen mitra kerja terhadap kualitas pekerjaan maupun keselamatan kerja. Karena itu, PLN memastikan proses seleksi mitra kerja dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan untuk memperoleh mitra yang benar-benar siap mendukung operasional ketenagalistrikan,” ujar Ahmad.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sangat memprioritaskan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai prioritas utama dalam proses evaluasi. Kesiapan peralatan, kelengkapan personel, kepatuhan terhadap standar K3, serta kesiapan operasional vendor menjadi indikator penting dalam penilaian. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mewujudkan target zero accident sekaligus memastikan seluruh pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan jaringan berjalan aman dan berkualitas.
Lanjut Ahmad Mustaqir melanjutkan ada 135 mitra dari lima zona kerja di Jawa Timur mengikuti kegiatan ini. Proses pemeriksaan dan verifikasi juga dilakukan oleh Tim Penilai Terpadu yang bertugas memastikan proses penilaian berlangsung secara profesional, objektif dan komprehensif. “Diharapkan dengan penilian yang berorientasi pada K3 ini PLN Jawa Timur mampu mendukung pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang mumpuni,” katanya.














