SIARNUSANTARA.ID – Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan menjadi destinasi wisata religi yang diminati masyarakat dan pemudik. Berada di jalur utama Surabaya–Malang, masjid ini tidak hanya digunakan untuk beribadah, tetapi juga menjadi lokasi singgah para pelintas.
Masjid Cheng Hoo dikenal dengan arsitektur bernuansa Tionghoa. Dominasi warna merah, kuning, dan hijau membuatnya tampil berbeda dan menarik perhatian pengunjung. “Arsitekturnya unik, jadi selain salat kami juga ingin melihat langsung bangunannya,” ujar Rozi, pemudik asal luar daerah, saat ditemui di Pasuruan, Selasa (24/3/2026).
Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini kerap menjadi tujuan rombongan wisata religi. Pengunjung datang untuk beristirahat dan melaksanakan ibadah sebelum melanjutkan perjalanan.
Lokasinya yang strategis memudahkan akses masyarakat. Fasilitas yang tersedia meliputi area ibadah luas, tempat wudu yang memadai, serta area parkir yang mampu menampung banyak kendaraan.
Masjid ini juga dikenal sebagai masjid ramah pemudik. Saat musim mudik dan libur panjang, banyak musafir singgah untuk beristirahat. “Tempatnya bersih dan nyaman. Kami bisa istirahat sejenak sambil menunggu waktu salat,” kata Ningsih, istri Rozi.
Suasana yang tertata membuat pengunjung betah. Sejumlah keluarga memanfaatkan kunjungan ke masjid untuk beribadah sekaligus mengenalkan nilai toleransi dan keberagaman budaya kepada anak-anak.
Dengan arsitektur khas, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis, Masjid Muhammad Cheng Hoo di Pandaan terus menjadi ikon wisata religi di Jawa Timur serta memberikan pengalaman spiritual bagi para pengunjung.














