Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Regional

ANDALKAN TRANSFORMASI DIGITAL DAN SMART GRID DEMI KEANDALAN LISTRIK SERAMBI MEKKAH

×

ANDALKAN TRANSFORMASI DIGITAL DAN SMART GRID DEMI KEANDALAN LISTRIK SERAMBI MEKKAH

Sebarkan artikel ini

Siarnusantara.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh terus bergerak cepat, menggandeng transformasi sistem kelistrikan demi memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah Serambi Mekkah (Aceh). Upaya ini menjadi kunci dalam mendukung aktivitas masyarakat dan stabilitas perekonomian daerah yang kian dinamis.

Menurut General Manager PLN UID Aceh Mundhakir, keandalan listrik menjadi prioritas utama perseroan. Berbagai langkah
strategis dijalankan, mulai dari pemeliharaan jaringan berbasis preventif hingga prediktif. Melalui analisis data kondisi aset, PLN dapat menentukan waktu pemeliharaan secara tepat, sehingga potensi gangguan diantisipasi sejak dini.

PLN UID Aceh mulai mengintegrasikan Energy Storage System (ESS), khususnya di daerah yang mengandalkan energi terbarukan seperti PLTS. Teknologi ini memungkinkan kelebihan energi di siang hari disimpan dan digunakan kembali saat malam atau beban puncak.

“Kami juga memperkuat sistem distribusi dan transmisi, baik lewat pembangunan infrastruktur baru maupun penguatan jaringan yang rawan gangguan. Sistem SCADA menjadi pusat pengawasan real-time kami, sehingga deteksi gangguan dan pengambilan keputusan bisa dilakukan lebih cepat dan akurat,” ujar Mundhakir kepada Siar Nusantara belum lama ini.

Tidak hanya dari sisi teknologi, PLN UID Aceh juga memacu pengembangan kompetensi SDM. Berbagai pelatihan teknis digelar agar personel di lapangan semakin tanggap, sekaligus mempercepat waktu pemulihan jaringan jika terjadi gangguan. “Kami ingin memastikan pelanggan memperoleh layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Langkah besar lain adalah pengembangan smart grid, jaringan listrik cerdas yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian distribusi secara real-time. Smart Grid diharapkan meningkatkan efisiensi jaringan, meminimalkan durasi gangguan, dan memberikan fleksibilitas pengelolaan beban listrik, terutama di wilayah Aceh yang memiliki tantangan geografis.

Digitalisasi membuat layanan lebih cepat, transparan, dan efisien. Harapannya, PLN UID Aceh bisa terus menjadi pilar penting pembangunan Aceh yang berkelanjutan, dengan infrastruktur andal, SDM kompeten, serta komitmen pada energi bersih.

Selain itu, PLN UID Aceh mulai mengintegrasikan Energy Storage System (ESS), khususnya di daerah yang mengandalkan energi terbarukan seperti PLTS. Teknologi ini memungkinkan kelebihan energi di siang hari disimpan dan digunakan kembali saat malam atau beban puncak. “Dengan ESS, keandalan pasokan tetap terjaga meski sumber utama bersifat intermiten,” jelas Mundhakir.

Transformasi juga menjangkau sisi layanan pelanggan. PLN UID Aceh kini menerapkan smart meter, yang mencatat konsumsi listrik secara otomatis dan real-time, mengurangi potensi kesalahan pencatatan manual. Ditambah lagi, platform PLN Mobile menjadi kanal utama pelanggan untuk mengakses berbagai layanan mulai dari pelaporan gangguan, pembayaran tagihan, hingga pengajuan pasang baru. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *