Iklan - Scroll untuk melanjutkan
BeritaNasional

Puncak Peringatan Hari Santri 2026, Kemenag Gelar Munajat Santri untuk Negeri di Masjid Istiqlal

×

Puncak Peringatan Hari Santri 2026, Kemenag Gelar Munajat Santri untuk Negeri di Masjid Istiqlal

Sebarkan artikel ini
Dok Istimewa Ditjen Pesantren

SIARNUSANTARA.ID – Jakarta, Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama dijadwalkan menggelar gelaran Munajat Santri untuk Negeri di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Jumat malam (30/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai ini bakal dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjadi acara puncak dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2026.

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Dr. Basnang Said, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa ikhtiar spiritual ini digelar sebagai bentuk doa tulus serta wujud bakti kaum santri demi keselamatan dan kemajuan bangsa.

“Munajat Santri untuk Negeri adalah doa santri untuk kebaikan negeri ini, sekaligus juga merupakan perwujudan bakti santri untuk negeri. Santri ingin menghadirkan doa-doa terbaik agar Indonesia senantiasa diberi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan,” ujarnya.

Basnang menguraikan, perhelatan ini turut ditujukan sebagai wujud empati dan solidaritas para santri kepada warga yang terkena dampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah di Sumatera dan Kalimantan.

“Munajat ini juga menjadi bentuk empati santri atas karhutla yang terjadi di berbagai tempat di Kalimantan dan Sumatera. Kami mendoakan agar musibah ini segera teratasi dan saudara-saudara kita yang terdampak diberi kekuatan, kesehatan, dan kemudahan,” lanjutnya.

Dok Istimewa

Berdasarkan susunan agenda, pendaftaran peserta dimulai pada sore hari pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Usai persiapan ibadah salat Magrib, kegiatan memasuki sesi pembuka pada pukul 18.00 sampai 19.00 WIB yang diisi dengan peluncuran sejumlah program pesantren serta pembacaan istighosah, kemudian dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah.

Selanjutnya, panitia melaksanakan pra-acara pada pukul 19.15 hingga 19.50 WIB melalui pengumuman para pemenang dan peresmian program pendukung, sebelum menyambut kedatangan Presiden di lokasi acara.

Memasuki acara inti pada pukul 20.05 WIB, prosesi diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Hari Santri oleh grup paduan suara, disambung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta pembacaan doa.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Pidato Kebudayaan oleh K.H. Abdul Hakim Mahfudz serta penayangan video dokumenter Hari Santri. Setelah itu, Menteri Agama Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., dijadwalkan menyampaikan pidato sambutan.

Dok Istimewa

Sesi yang menjadi sorotan utama dalam agenda ini yakni pembacaan surat khusus dari santri yang ditujukan kepada Presiden, dilanjutkan dengan penyampaian taklimat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Rangkaian perhelatan ini nantinya ditutup dengan Malam Inaugurasi Ditjen Pesantren.

Guna menjangkau masyarakat luas yang tidak dapat hadir di lokasi, panitia menyediakan siaran langsung secara daring melalui saluran YouTube pesantrenkemenag. Pembaruan informasi selengkapnya juga dipublikasikan lewat akun media sosial resmi @pesantrenkemenag.