SIARNUSANTARA.ID – Jakarta, 16 Oktober 2026 – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyalurkan bantuan bagi mereka yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kantor-kantor cabang di sejumlah wilayah Indonesia. Bantuan senilai ratusan juta rupiah diberikan dalam bentuk masker, vitamin, oksigen, obat tetes mata, serta beras sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan dan pangan di tengah kondisi kabut asap.
Penyaluran melalui jaringan cabang menjadi salah satu upaya PNM untuk menjangkau wilayah terdampak dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kesehatan masyarakat ketika kualitas udara menurun akibat paparan asap.
Sekretaris Perusahaan PNM Husein mengatakan bahwa kepedulian terhadap masyarakat perlu diwujudkan melalui langkah nyata, terutama ketika kondisi lingkungan menghadirkan tantangan bagi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
“Di tengah situasi yang tidak mudah, kehadiran dan perhatian menjadi hal yang berarti. Melalui cabang-cabang PNM, kami ingin memastikan semangat kepedulian dapat menjangkau mereka yang membutuhkan,” ujar Husein.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan dan pendampingan usaha ultra mikro, PNM memandang kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui program pemberdayaan ekonomi, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan kemanusiaan saat terjadi situasi yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Melalui distribusi bantuan di berbagai wilayah, PNM berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan mereka yang terdampak karhutla. “Jika kualitas udara memburuk, sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar ruangan, gunakan pelindung pernapasan yang sesuai, dan segera cari pertolongan medis jika mengalami keluhan kesehatan. Mari bersama-sama lindungi keluarga khususnya anak-anak dan lansia,” tutupnya.














