Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Nasional

Menko Pangan Perkuat Sinergi Usaha Pangan dan Pertanian dalam Kunjungan ke Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH Farm)

×

Menko Pangan Perkuat Sinergi Usaha Pangan dan Pertanian dalam Kunjungan ke Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH Farm)

Sebarkan artikel ini

SIARNUSANTARA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaksanakan kunjungan kerja ke Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH Farm) sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi pengembangan usaha pangan dan pertanian berbasis integrasi hulu hingga hilir. Kunjungan ini turut didampingi oleh Deputi Bidang oleh Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Ibu Widiastuti, S.E., M.Si., serta dihadiri oleh kelompok tani, peternak, dan pelaku usaha jamu lokal.

Menko Pangan melakukan dialog langsung dengan para pelaku usaha sektor pangan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung dinamis, mencakup isu akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, hingga penguatan rantai pasok. Hal ini menjadi penting mengingat masih adanya ketimpangan distribusi pembiayaan, di mana sebagian besar kredit nasional lebih banyak terserap oleh korporasi dibandingkan ekonomi rakyat.

Menko Pangan menegaskan bahwa penguatan sektor pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada efisiensi dan tata kelola yang terintegrasi. Pemerintah telah mendorong berbagai kebijakan strategis, termasuk penerbitan puluhan regulasi di sektor pangan dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir guna menciptakan ekosistem usaha yang lebih kondusif dan berdaya saing . Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak sebagai pelaku utama dalam sistem pangan nasional.

Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung kandang dan fasilitas produksi di BBH Farm sebagai contoh praktik usaha peternakan yang terintegrasi dengan sektor pertanian dan pengolahan hasil. Model ini dinilai mampu mendukung penyediaan sumber protein hewani sekaligus memperkuat keterkaitan antar subsektor pangan. Selain itu, keterlibatan pelaku usaha jamu menjadi bagian penting dalam mendorong diversifikasi produk berbasis bahan baku lokal yang bernilai tambah.

Menko Pangan menegaskan komitmennya dalam mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan sistem pangan yang  berkelanjutan, inklusif, serta mampu menjawab tantangan global sekaligus memperkuat  fondasi ekonomi domestik.