SIARNUSANTARA.ID – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dan tiga emiten bank besar lainnya memerah pada sesi I perdagangan Rabu (21/1/2026). Sejalan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang diparkir minus 1,24% ke 9.021 per jeda siang ini.
Saham Bank Central Asia sendiri terpeleset 1,88% ke Rp 7.850. Sedangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melemah 1,04% ke Rp 3.810, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) minus 0,90% ke Rp 4.980, dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI turun 1,31% ke Rp 4.510.
Saham empat bank besar tertekan oleh aksi jual. Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas, saham BRI mencetak net sell Rp 196,6 miliar, saham BCA net sell Rp 184,6 miliar, saham Bank Mandiri net sell Rp 120,3 miliar, serta saham BNI net sell Rp 33,8 miliar.
Adapun secara mayoritas, 575 saham diparkir di zona merah per akhir sesi I hari ini, 143 saham hijau, dan 86 saham stagnan. Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 20,9 triliun.
Sebelumnya, IHSG memang diprediksi akan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (21/1/2026). Sentimen pasar dipengaruhi pelemahan rupiah mendekati 17.000 per dollar AS, meningkatnya tensi geopolitik AS-Eropa, serta sikap wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).














