Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Nasional

Lifting Minyak Capai Target APBN 2025, ESDM Catat Kenaikan Pertama dalam Sembilan Tahun

×

Lifting Minyak Capai Target APBN 2025, ESDM Catat Kenaikan Pertama dalam Sembilan Tahun

Sebarkan artikel ini
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1).

Siarnusantara.id – Jakarta, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menutup tahun 2025 dengan capaian positif yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu pencapaian utama adalah keberhasilan rata-rata lifting minyak bumi, termasuk Natural Gas Liquid (NGL), yang kembali mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 605,3 ribu barel per hari (MBOPD).

Capaian ini menjadi yang pertama dalam sembilan tahun terakhir, setelah sebelumnya target lifting minyak terus mengalami penurunan. Angka rata-rata tersebut mencakup produksi NGL dan kondensat yang dihasilkan PT Donggi Senoro LNG. “Alhamdulillah, target kita hari ini mencapai 605,3 ribu barel atau sama dengan 100,05 persen. Jadi target lifting kita tercapai, bahkan sedikit melampaui,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1).

Bahlil menjelaskan, terakhir kali target lifting minyak dalam APBN tercapai adalah pada tahun 2016 dengan angka 829 ribu barel per hari. Setelah itu, produksi terus menurun hingga mencapai 580 ribu barel per hari pada 2024. Ia menambahkan bahwa kenaikan signifikan sebelumnya terjadi pada 2008 berkat produksi dari Lapangan Banyu Urip. “Sejak 2015-2016, lifting kita tidak pernah lagi mencapai target APBN. Alhamdulillah, kali ini kita berhasil,” lanjut Bahlil.

Ke depan, pemerintah menargetkan produksi minyak dan gas bumi (migas) meningkat secara bertahap hingga mencapai 1 juta barel per hari pada 2030. Untuk mengakselerasi pencapaian tersebut, Kementerian ESDM akan mempercepat proses perizinan bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas yang masih dalam tahap persiapan.

Capaian lifting minyak 2025 menjadi tonggak penting bagi sektor energi Indonesia. Dengan keberhasilan mencapai target APBN setelah sembilan tahun, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan produksi migas melalui percepatan eksplorasi, pemanfaatan teknologi, dan reformasi regulasi, demi mewujudkan target 1 juta barel per hari pada 2030.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *