SIARNUSANTARA.ID – PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), sebagai bagian dari komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan, meresmikan Program CSR Budidaya dan Pembibitan Anggur Laut melalui rangkaian kegiatan Opening Ceremony dan Penanaman Perdana di Dukuh Pailus, Desa Karanggon dang, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Program ini disusun sebagai strategi perusahaan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan sektor marikultur yang ramah lingkungan, bernilai ekonomi tinggi, dan dapat dijalankan secara berkesinambungan.
Acara peresmian berlangsung dengan penuh antusiasme dari masyarakat setem pat. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Camat Mlonggo, Akhmad Sofuan; Ketua Kelompok Nelayan PKN-JU, Dwiyanto; Kepala Desa Karanggondang, Ali Ronzi; serta Sekretaris Perusahaan PT BAg, Aditya Yudanto. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencer minkan komitmen bersama dalam memba ngun program pemberdayaan masyarakat pesisir yang inklusif dan mampu memberi kan dampak jangka panjang.
Pada tahap awal implementasi, PT BAg menanam sebanyak 250 kilogram bibit anggur laut, sebagai langkah awal pemben tukan kawasan budidaya yang ditargetkan menjadi pusat produksi baru di wilayah utara Jepara. Kawasan tambak yang digunakan tidak hanya disiapkan sebagai lokasi budi daya tingkat konsumsi, tetapi juga sebagai pusat pembibitan. Pendekatan ini memun gkinkan ketersediaan bibit, mengurangi ket ergantungan pada pasokan eksternal, serta menciptakan peluang usaha baru di sektor perbenihan anggur laut bagi masyarakat.
Selain fokus pada anggur laut, program CSR ini juga mengintegrasikan budidaya udang dan bandeng sebagai bentuk diversi f ikasi usaha. Model ini dirancang untuk mem berikan pendapatan alternatif bagi nelayan sepanjang tahun, terutama pada periode musim penghujan atau cuaca buruk ketika aktivitas melaut biasanya menurun drastis. Diversifikasi tersebut diharapkan mampu menekan risiko ekonomi, memperkuat kes tabilan pendapatan rumah tangga nelayan, dan membuka sumber penghidupan baru yang lebih resilien.
Dalam sambutannya, Sekretaris Perusa haan PT BAg, Aditya Yudanto, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari misi perusahaan dalam menciptakan kolab orasi yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat sekitar. “Program budidaya dan pembibitan anggur laut ini tidak hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga representasi dari strategi keberlanjutan kami. Kami per caya bahwa lingkungan sosial yang kuat dan sejahtera akan mendukung kestabilan operasional perusahaan. Dengan memban gun kolaborasi ini, kami berharap nelayan, lingkungan, dan perusahaan dapat berkem bang bersama dalam ekosistem yang sehat dan saling menguatkan,” ujarnya.
Camat Mlonggo, Akhmad Sofuan, turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya program ini. Ia menyam paikan bahwa pemerintah daerah selama ini terus mendorong berbagai inisiatif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat pesisir. “Program ini sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan sumber penghidupan alternatif bagi nelayan. Dengan adanya budidaya dan pembibitan anggur laut, ditambah diversifikasi udang dan bandeng, masyarakat memiliki pelu ang pendapatan yang lebih stabil. Terutama pada saat musim penghujan dan gelombang tinggi, program ini sangat membantu ne layan untuk tetap produktif,” ungkapnya.
Dari sisi kelompok nelayan, program ini direspons dengan penuh optimisme. Dwi yanto, Ketua Kelompok Nelayan PKN-JU, menyampaikan bahwa program ini menjadi peluang emas bagi nelayan untuk mening katkan kesejahteraan. “Kami menyambut baik program yang diinisiasi PT BAg. Bu didaya anggur laut memiliki potensi pasar yang besar, bahkan permintaan dari luar daerah cukup tinggi. Dengan adanya pem bibitan di sini, kami tidak hanya menjadi pembudidaya, tetapi juga bisa menjadi penyedia bibit. Integrasi dengan udang dan bandeng membuat kami lebih siap meng hadapi perubahan musim. Kami berterima kasih kepada PT BAg atas dukungan nyata bagi kami,” ujarnya.
Usai kegiatan penanaman perdana, acara dilanjutkan dengan peninjauan lapangan dan diskusi teknis bersama para ahli serta pendamping lapangan. Materi pembahasan meliputi teknik budidaya, manajemen kual itas air, pengendalian hama, strategi panen, hingga peluang pemasaran. Pendekatan ini diharapkan memperkuat kapasitas nelayan sehingga mereka tidak hanya menjadi pelak sana program, tetapi juga mampu menge lola usaha budidaya secara mandiri di masa depan.
Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kelompok nelayan, program ini diharapkan mampu mencip takan nilai ekonomi baru, memperkuat ketahanan ekologi pesisir, serta menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lainnya. Penanaman perdana ini juga menjadi simbol komitmen jangka panjang PT BAg dalam memastikan bahwa keberlanjutan perusa haan berjalan seiring dengan kesejahteraan masyarakat.
Keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga mencip takan kesinambungan sosial dan ekonomi melalui kemitraan yang kuat. Dengan men jadikan anggur laut sebagai komoditas unggulan baru, PT Pelayaran Bahtera Adhi guna berharap dapat membuka horizon baru bagi masyarakat pesisir untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, sambil memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan tempat perusahaan beroperasi. (PR/SI)














