Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Nasional

Percepat Akses Listrik Berkeadilan, PLN NTT Terapkan Kolaborasi

×

Percepat Akses Listrik Berkeadilan, PLN NTT Terapkan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

Melalui program “Tuntas Listrik Nusa Tenggara Timur 2027”, PT PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menegaskan komitmennya untuk mempercepat tercapainya 100% desa berlistrik dengan rasio elektrifikasi penuh. Kuncinya adalah kolaborasi untuk terang bersama.

Komitmen menghadirkan listrik yang berkeadilan, berkelanjutan, dan andal dimanifestasikan PLN UIW NTT melalui program tersebut. Program ini menargetkan elektrifikasi menyeluruh, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Fokus utama program ini meliputi:

  • Percepatan penyambungan listrik ke desa dan rumah tangga yang belum berlistrik (berkeadilan).
  • Optimalisasi pemanfaatan energi lokal seperti PLTS, PLTMH, PLTP, dan PLTB untuk menekan biaya pokok produksi serta menjaga kelestarian lingkungan (berkelanjutan).
  • Penguatan pasokan daya di seluruh sistem agar setiap daerah memiliki cadangan daya yang stabil (andal).

“Melalui program Tuntas Listrik 2027, kami menargetkan seluruh desa di Nusa Tenggara Timur sudah berlistrik dan rasio elektrifikasi mencapai 100 persen pada tahun 2027,” ujar General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, kepada Siar Nusantara belum lama ini.

Langkah konkret dilakukan melalui pembangunan listrik masuk desa secara bertahap hingga mencapai 100% pada 2027 dengan memanfaatkan interkoneksi jaringan dan PLTS. Saat ini, Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN di NTT sudah mencapai 96,66%. Target berikutnya adalah 97,65% pada 2025, meningkat menjadi 99,42% pada 2026, dan akhirnya mencapai 100% pada 2027.

Untuk mewujudkan target tersebut, PLN UIW NTT menerapkan prinsip “Kolaborasi untuk Terang Bersama”. Beberapa langkah kolaboratif yang ditempuh antara lain:

  • Bermitra dengan pemerintah daerah untuk pemenuhan infrastruktur jalan dan jembatan menuju desa-desa yang belum berlistrik, agar pembangunan jaringan listrik dapat lebih mudah diakses.
  • Bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam memadukan dana pembangunan guna membantu masyarakat yang kesulitan melakukan penyambungan listrik ke PLN.
  • Berkolaborasi dengan Kementerian ESDM dalam program Listrik Desa (Lisdes) dan penyediaan bantuan sambungan listrik gratis.
  • Menggandeng TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan masyarakat adat untuk menjaga aset dan memudahkan akses lahan bagi penempatan jaringan listrik.
  • Bekerja sama dengan universitas dan komunitas lokal dalam program edukasi efisiensi energi dan gerakan hijau (green movement).

“Kolaborasi ini mempercepat perluasan jaringan listrik dan menjaga keberlanjutan layanan listrik hingga ke pulau-pulau kecil,” terang Eko.

Meski kerja sama lintas sektor sudah berjalan baik, pelaksanaan di lapangan tetap menemui sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis yang ekstrem dengan ribuan pulau dan akses yang sulit dijangkau, serta keterbatasan sumber daya manusia (SDM) lokal yang terampil, khususnya di daerah terpencil.

Namun, PLN UIW NTT mampu mengatasinya melalui inovasi teknologi dan efisiensi operasional berbasis digital. Beberapa di antaranya:

  • Penerapan sistem hybrid untuk wilayah terpencil.
  • Peningkatan kompetensi teknisi lokal melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
  • Penggunaan aplikasi digital seperti PLN Mobile, yang mempermudah pelanggan dalam memperoleh layanan dan menyampaikan pengaduan secara cepat.
  • Inovasi layanan pelanggan digital melalui Call Center 123 dan layanan daring tanpa tatap muka.
  • Digitalisasi monitoring jaringan dan aset distribusi dengan sistem geo-tagging dan dashboard reliability, yang memungkinkan waktu pemulihan gangguan lebih cepat dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dengan langkah-langkah tersebut, PLN UIW NTT optimis dapat mewujudkan elektrifikasi menyeluruh di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur pada tahun 2027, menghadirkan terang dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat hingga pelosok negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *