Siarnusantara.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan pentingnya pengadaan aparatur sipil negara (ASN) yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi yang efektif dan berdampak. Hal ini disampaikan dalam agenda resmi kementerian yang menyoroti strategi peningkatan mutu ASN melalui seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi.
Pengadaan ASN tahun 2025 diarahkan untuk memenuhi kebutuhan riil instansi pemerintah, dengan fokus pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta penguatan transformasi digital. Kementerian PANRB menekankan bahwa proses rekrutmen harus menjamin integritas, akuntabilitas, dan kesesuaian antara kompetensi individu dengan tuntutan jabatan.
Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto menyampaikan bahwa birokrasi yang efektif tidak hanya ditentukan oleh jumlah ASN, tetapi oleh kualitas dan relevansi mereka terhadap kebutuhan masyarakat. “Pengadaan aparatur harus menjadi pintu masuk reformasi birokrasi. Kita butuh ASN yang adaptif, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.
Kementerian juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun formasi ASN yang tepat sasaran. Evaluasi kebutuhan dilakukan secara menyeluruh agar tidak terjadi ketimpangan distribusi dan agar setiap instansi memiliki SDM yang mampu mendukung pencapaian target kinerja.
Langkah ini sejalan dengan Grand Design Reformasi Birokrasi Nasional (GDRBN) 2025–2045 yang menempatkan penguatan SDM aparatur sebagai pilar utama menuju birokrasi kelas dunia. Kementerian PANRB berharap proses pengadaan ASN yang berkualitas dapat mempercepat transformasi pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.














