Iklan - Scroll untuk melanjutkan
Ekonomi

KONSISTENSI PNM DORONG TRANSFORMASI USAHA ULTRA MIKRO UNTUK KEMAJUAN INDONESIA

×

KONSISTENSI PNM DORONG TRANSFORMASI USAHA ULTRA MIKRO UNTUK KEMAJUAN INDONESIA

Sebarkan artikel ini

PNM bukan hanya tentang pembiayaan, tapi tentang membangkitkan harapan, membentuk masa depan, dan menggerakkan roda ekonomi dari akar rumput. Inilah semangat yang terus dikobarkan demi Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Siarnusantara.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK), khususnya segmen ultra mikro, sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian, PNM hadir dengan visi kuat untuk mendorong inklusi dan literasi keuangan, serta mewujudkan transformasi ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan menuju Indonesia Maju 2045.

Hingga tahun 2025, PNM telah melayani 21,9 juta nasabah melalui berbagai program yang tidak hanya menyediakan akses keuangan, tetapi juga membangun kapasitas, pengetahuan, dan daya saing pelaku usaha ultra mikro di seluruh Indonesia.

Dalam menjalankan mandatnya, PNM tidak sekadar menjadi penyedia pembiayaan. Perusahaan berkomitmen menjangkau masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan, yang selama ini belum tersentuh lembaga keuangan formal. Melalui pendekatan komunitas dan pemberdayaan berbasis kelompok, PNM membuka jalan bagi jutaan keluarga untuk memiliki harapan dan pijakan baru dalam kehidupan ekonomi mereka.

Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kontribusi sektor ultra mikro menjadi sangat penting. PNM terus mengakselerasi perannya sebagai penggerak utama dalam mendorong masyarakat bawah naik kelas.

Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) menjadi ujung tombak pemberdayaan perempuan prasejahtera. Melalui program ini, PNM tidak hanya menyediakan akses layanan keuangan, tetapi juga memberikan pelatihan rutin, pendampingan usaha, dan pembinaan karakter wirausaha. Di berbagai pelosok Indonesia, kelompok-kelompok Mekaar telah menjadi wadah solidaritas ekonomi yang memperkuat jaringan sosial dan ketahanan keluarga.

Sementara itu, program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) difokuskan pada pelaku usaha mikro dan kecil yang telah memiliki usaha namun membutuhkan dukungan untuk tumbuh dan berkembang. Melalui ULaMM, PNM memberikan layanan terpadu dengan pendekatan yang humanis dan berbasis komunitas lokal.

Kolaborasi antara dua program ini menjadikan PNM sebagai institusi yang tidak hanya hadir dalam aspek finansial, namun juga dalam perjalanan transformasi pelaku usaha menjadi lebih berdaya, tangguh, dan mandiri.

Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro, PNM terus memperkuat sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Pegadaian. Transformasi ini memungkinkan integrasi layanan yang lebih luas dan efisien, serta memperluas jangkauan pemberdayaan kepada masyarakat lapisan terbawah.

Salah satu wujud nyata dari transformasi ini adalah kehadiran aplikasi SenyuM Mobile, sebuah platform digital yang dirancang untuk memudahkan nasabah mengakses layanan keuangan, pelatihan, dan berbagai informasi seputar pengembangan usaha. Digitalisasi layanan ini menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas inklusi keuangan secara nasional.

PNM memahami, pemberdayaan ekonomi tidak hanya soal akses modal, tetapi juga tentang meningkatkan literasi, keterampilan, dan keberanian untuk berubah. Oleh karena itu, Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) menjadi komponen penting dalam misi PNM. Melalui program ini, para nasabah diberikan pelatihan manajemen usaha, peningkatan kompetensi teknis, hingga edukasi digital untuk menjawab tantangan zaman.

PNM aktif menggandeng lembaga mitra termasuk lembaga donor internasional dan lembaga mitra, termasuk lembaga donor internasional, untuk mengembangkan program kemitraan strategis. Kolaborasi ini melahirkan berbagai inisiatif pemberdayaan berbasis lokal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, memperkuat daya saing pelaku usaha, dan membuka jalan untuk mobilitas ekonomi yang lebih baik.

Sebagai lembaga yang mengemban tugas dari pemerintah, PNM tidak hanya menjalankan khusus dari pemerintah, PNM tidak hanya menjalankan bisnis. Lebih dari itu, PNM menjadi simbol semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi nasional. Dengan menjadikan perempuan prasejahtera sebagai motor penggerak ekonomi keluarga, PNM menanamkan nilai-nilai kepercayaan diri, solidaritas, dan inovasi di tengah masyarakat.

Jutaan kisah inspiratif lahir dari komunitas Mekaar dan ULaMM—dari yang semula tidak percaya diri memulai usaha, kini mampu menciptakan lapangan kerja, menyekolahkan anak, hingga menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kontribusi sektor ultra mikro menjadi sangat penting. PNM terus mengakselerasi perannya sebagai penggerak utama dalam mendorong masyarakat bawah naik kelas. Dengan strategi pemberdayaan yang terintegrasi, pendekatan komunitas, dan transformasi digital, PNM optimis dapat terus memperluas dampak positifnya ke seluruh penjuru negeri. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *